Menu
Suara Masyarakat Indonesia

Upaya Melarikan Diri, Jambret Nyaris Tabrak Petugas Jaga Pos Penyekatan Jakarta Barat

  • Share
Upaya Melarikan Diri, Jambret Nyaris Tabrak Petugas Jaga Pos Penyekatan Jakarta Barat

Suara.com – Seorang pelaku penjambretan berinisial NS (28) nyaris menabrak sejumlah petugas jaga di Pos Penyekatan Kalideres, Jakarta Barat, usai berupaya melarikan diri dari pengejaran aparat Kepolisian.

Dikutip dari kantor berita Antara, Kombes Pol Ari Wibowo, Kapolres Metro Jakarta Barat menyatakan para petugas gabungan dari TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan berjaga di Pos Penyekatan PPKM Darurat Jalan Daan Mogot, Kalideres.

Lantas ada seorang pengendara sepeda motor melaju dalam kecepatan tinggi dari arah Terminal Kalideres, berupaya menerobos pos penyekatan.

Akibat aksi itu, tersangka NS hampir menabrak sejumlah petugas gabungan yang berjaga mengawasi kendaraan terkait kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat. Mereka tengah mengawasi mobilitas masyarakat yang menuju Jakarta.

Baca Juga:
Hasil Tes Acak di Pos Penyekatan Mataram: 18 Pengguna Kendaraan Positif Corona

Tersangka penjambretan NS (28) saat dikawal petugas menuju Polres Metro Jakarta Barat usai berupaya menabrak petugas di Pos Penyekatan Kalideres, Jakarta Barat, Minggu (18/7/2021). [ANTARA/HO-Humas Polres Metro Jakarta Barat].

Aksi NS, warga Pendongkelan Cengkareng Jakarta Barat ini dihentikan Tim 1 Pemburu Preman Polres Metro Jakarta Barat pimpinan Ipda Yuda Aritonang.

“Pelaku ditangkap di pos penyekatan PPKM Darurat Jalan Daan Mogot Kalideres,” jelas Kapolres Metro Jakarta Barat di Jakarta, Minggu (18/7/2021).

Dari hasil pemeriksaan, NS telah menjambret telepon seluler milik Erfan RS, di depan SMPN 205 Semanan Kalideres Jakarta Barat. Kemudian tersangka melarikan diri hingga nyaris menabrak beberapa petugas pos penyekatan di Daan Mogot itu.

Kapolsek Kalideres, Ajun Komisaris Polisi Hasoloan Situmorang menambahkan korban Erfan RS sedang kumpul dengan beberapa temannya di depan SMPN 205 Semanan, Kalideres, Jakarta Barat.

Awalnya, NS menjalankan modus pura-pura mencari telepon seluler adiknya kepada Erfan, kemudian korban menunjukkan dua unit telepon seluler miliknya kepada NS.

Baca Juga:
Pengemudi Ojol Dibolehkan Angkut Penumpang Saat PPKM Darurat, Simak Syaratnya

“Pelaku langsung mengambil telepon milik korban dan langsung dibawa kabur,” imbuh Ajun Komisaris Polisi Hasoloan Situmorang.

Selanjutnya

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *