Menu
Suara Masyarakat Indonesia

Soal Vaksin Berbayar, Kemenkes: Tak Ada Tekanan dari Pihak Mana Pun! : Okezone Lifestyle

  • Share
https: img.okezone.com content 2021 07 13 612 2440031 soal-vaksin-berbayar-kemenkes-tak-ada-tekanan-dari-pihak-mana-pun-crB56qSbqN.jpg

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) membantah adanya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mengadakan Vaksinasi Gotong Royong Individu. Vaksin Gotong Royong merupakan vaksin individu yang diedarkan melalui Kimia Farma.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan bahwa keputusan program Vaksinasi Gotong Royong berbayar ini sudah melewati kajian. Selain itu, rencana ini juga telah mendapat persetujuan dari beberapa kementerian dan lembaga yang terkait

“Jadi proses pengambilan keputusan untuk pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong Individu diambil melalui rapat bersama Komite Percepatan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) yang disetujui oleh semua kementerian dan lembaga terkait,” terang dr. Siti Nadia saat dihubungi MNC Portal, Selasa (13/7/2021).

Lebih lanjut dia mengatakan, perbincangan mengenai Vaksinasi Gotong Royong Individu ini dibawa ke Rapat Terbatas (Ratas) Kabinet untuk kembali didiskusikan.

Siti Nadia yang juga menjabat sebagai Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2ML) Kementerian Kesehatan ini mengatakan hasil Ratas Kabinet tersebut Vaksinasi Gotong Royong Individu disepakati untuk dijalankan.

“Jadi tidak benar bila program Vaksinasi Gotong Royong Individu dilakukan dikarenakan oleh desakan Kementerian BUMN,” katanya.

Keterangan dr. Nadia ini juga menyanggah keterangan pakar epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Pandu Riono yang menduga Menkes sebenarnya tak setuju dengan vaksin Covid-19 berbayar.

Sebagaimana diketahui, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa Vaksin Gotong Royong merupakan opsi. Terkait dengan hal, apakah masyarakat bisa mengambilnya atau tidak, yang penting pemerintah telah membuka pilihan yang luas bagi mereka yang ingin mengambil vaksin gotong royong baik melalui perusahaan maupun individu.

Menurutnya vaksin ini diperluas melalui individu? Karena banyak pengusaha yang melakukan kegiatannya dan belum bisa mendapatkan akses ke vaksin gotong royongnya Kamar Dagang dan Industri (Kadin).

Menurutnya, ada beberapa perusahaan pribadi atau perusahaan kecil yang ingin mendapatkan akses ke vaksin gotong royong. Sayangnya, mereka belum masuk program Kadin, sehingga tidak mendapatkan akses.

Selanjutnya

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *