Menu
Suara Masyarakat Indonesia

Perbedaan MOS dan MPLS Siswa Baru Tahun Ajaran Baru 2021/2022

  • Share
Perbedaan MOS dan MPLS Siswa Baru Tahun Ajaran Baru 2021/2022

Suara.com – Tahun ajaran baru 2021/2022 telah dimulai, sekolah diwajibkan melakukan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai pengganti Masa Orientasi Siswa (MOS) kepada siswa barunya. Dimana letak perbedaan MOS dan MPLS ini?

Sebelum memulai pembelajaran tahun ajaran baru 2021/2022, siswa perlu mengetahui perbedaan MOS dan MPLS. Pasalnya, salah satu perbedaan MOS dan MPLS adalah legalitas.

Penjelasan mengenai perbedaan MOS dan MPLS yang harus siswa baru ketahui sebenarnya terdapat dalam Permendikbud. Adanya MPLS sebagai pengganti MOS tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 18 Tahun 2016.

Pelaksanaan MPLS paling lama adalah 3 hari pada minggu pertama Tahun Ajaran Baru. Laman smktridaya.sch.id menjelaskan beberapa poin perbedaan MOS dan MPLS.

Baca Juga:
Dihadiri 120 Ribu Siswa, Begini Suasana Pembukaan Pengenalan Sekolah di Sulawesi Selatan

  1. Penyelenggaraan MOS oleh Siswa Senior/Alumni, sedangkan MPLS oleh guru.
  2. Atribut MOS sesuai kehendak penyelenggara dan terkadang nyeleneh/tidak masuk akal, sedangkan MPLS menggunakan atribut/seragam resmi sekolah.
  3. Tempat Kegiatan MOS bisa di sekolah atau pun di luar sekolah, sementara MPLS wajib di dalam lingkungan sekolah.
  4. Jenis kegiatan MOS mengarah kepada perpeloncoan/bullying/pelecehan, sedangkan MPLS lebih bersifat edukatif dan informatif.
  5. Pelaksanaan MOS biasanya terdapat pungutan ilegal seperti pelaksana meminta cokelat dsb, sementara MPLS dilarang melakukan pungutan dalam bentuk apa pun.

Sementara itu melansir dari laman smabudiutomoperak.sch.id, tujuan MPLS yakni memberi informasi tentang lingkungan sekolah dengan nilai positif dan menyenangkan kepada peserta didik (serdik) baru.

Tak hanya itu, ada beberapa tujuan lain diadakannya MPLS bagi siswa baru tahun ajaran baru 2021/2022, yaitu:

  • Membantu siswa baru mengenal lebih dekat dengan lingkungan sekolah
  • Mendorong  siswa baru bersikap pro aktif dalam mengenali guru, karyawan, dan pengurus
  • Membantu  siswa baru untuk beradaptasi dan menyatu dengan warga dan lingkungan sekolah
  • Membantu  siswa baru agar mengetahui hak dan kewajibannya sebagai warga sekolah
  • Membantu  siswa baru agar bertanggung jawab terhadap lingkungan sekolah
  • Memahami lingkungan sekolah dalam rangka pelaksanaan Wawasan Wiyata Mandala, sehingga fungsi warga sekolah dapat mendukung terwujudnya tujuan pendidikan secara komprehensif
  • Memotivasi  siswa baru agar bangga terhadap sekolah

Itulah lima perbedaan MOS dan MPLS yang bertujuan memutus budaya perpeloncoan, kekerasan, pelecehan, dan senioritas di sekolah. Namun, di tengah kondisi Covid-19 ini, kegiatan MPLS dilakukan secara daring maupun luring tanpa tatap muka. 

Kontributor : Lolita Valda Claudia

Baca Juga:
Usai Dikunjungi Ganjar, Apa Kabar Akses Internet Siswa di Desa Growong?

Selanjutnya

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *