Menu
Suara Masyarakat Indonesia

Kasus Aktif Covid DKI Tersisa 7.000, di Jateng Masih 34.000

  • Share
Kasus Aktif Covid DKI Tersisa 7.000, di Jateng Masih 34.000

Jakarta, CNBC Indonesia– Meskipun kasus Covid-19 di sejumlah daerah telah melandai, namun Jawa Tengah terus mencatatkan kasus yang tinggi terutama pada kasus aktif.

Berdasarkan data Kementerian kesehatan, hingga hari ini 2 April 2021, kasus aktif Covid-19 di Jateng masih tercatat 34.827 pasien. Kasus aktif merupakan pasien Covid-19 yang saat ini masih menjalani perawatan maupun isolasi.

Jumlah kasus aktif ini tertinggi di Indonesia, mengalahkan seluruh provinis, termasuk DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah.


Sebagai perbandingan, DKI Jakarta yang menjadi episentrum Covid-19 memiliki kasus aktif hanya 7.098 pasien.

Jawa Tengah yang dipimpin oleh Gubernur Ganjar Pranowo juga mencatatkan 7.300 kasus kematian. Jumlah ini kedua yang tertinggi di Indonesia, di bawah Jawa Timur dengan 9.974 kasus kematian.

Padahal secara akumulasi kasus Covid-19 di Jateng berada diurutan ketiga dengan 169 ribu kasus. Sebagai perbandingan total kasus di Jabar mencapai 251 ribu kasus dan Jakarta 384 ribu kasus.

Sebagai informasi, tidak ada lagi zona merah Covid-19 di Jawa, termasuk Jateng. Namun, catatan kasus harian yang dilaporkan Satgas Covid-19 masih menunjukkan Jawa Barat dan Jawa Tengah sebagai penyumbang kasus Corona tertinggi di RI, per Selasa (30/3/2021).

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan masyarakat tetap perlu waspada dan memperketat protokol kesehatan menanggapi tren penurunan, agar tak kembali mengalami lonjakan kasus Covid-19.

“Catatan zonasi nasional mencatatkan capaian yang baik, jumlah kabupaten/kota zona merah terus menurun 50 persen yaitu dari 10 menjadi 5 kabupaten/kota,” beber Prof Wiku dalam siaran pers Sekretariat Presiden Rabu (31/3/2021).

[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)


Sumber CNBC

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *