Menu
Suara Masyarakat Indonesia

GoFood Dukung Digitarasa, Pengusaha Kuliner Siap Go Online

  • Share
GoFood Dukung Digitarasa, Pengusaha Kuliner Siap Go Online

Jakarta, CNBC Indonesia – Program akselerator start up kuliner Digitarasa yang didukung oleh GoFood telah sukses melatih puluhan UMKM kuliner untuk go online serta memberikan pendampingan agar mereka terus bertumbuh. Kali ini, di program pelatihan (bootcamp) Digitarasa yang ketiga, GoFood berbagi resep sukses berbisnis kuliner kepada pelaku UMKM dengan memanfaatkan strategi promosi digital yang efektif.

Head of GoFood & Platform Merchant Marketing Gojek, Felicia Wijaya mengatakan, salah satu strategi yang membuat bisnis kuliner jauh lebih menarik adalah dengan strategi pemasaran yang baik, termasuk lewat program promosi atau diskon.

Apalagi, lanjutnya, hampir seluruh pelanggan GoFood memilih berbelanja dari restoran yang menawarkan promosi. Di GoFood, dibuka peluang seluas-luasnya bagi mitra usaha yang ingin menjalankan strategi promosi dengan mudah dan efektif.


“Pelaku usaha dapat memilih sendiri jenis promosi yang sesuai dengan target bisnisnya, seperti jenis promo ‘menu rekomendasi’ diskon di item menu, diskon total belanja, hingga diskon ongkos kirim. Kami mencatat bahwa mitra usaha GoFood yang mengikuti promo mengalami peningkatan penjualan hingga 4 kali lipat dibandingkan dengan yang tidak mengikuti promo,” katanya mengutip keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (1/4/2021).

Selain membuat promosi dengan menawarkan berbagai skema diskon, Felicia mengatakan mitra usaha dapat mengambil kesempatan untuk terus jadi andalan pelanggan dengan menerapkan strategi rekomendasi menu. Misalnya mitra usaha menawarkan beberapa menu andalan secara rutin dan konsisten agar menjadi best seller.

Saat sudah mulai dikenal, menu best seller tadi bisa dikombinasikan dengan menu baru yang sedang ingin dipromosikan dalam bentuk paket. Di tengah pandemi di mana sebagian besar pelanggan masih banyak melakukan aktivitas di rumah bersama anggota keluarga, strategi ini pun semakin efektif karena turut menjawab tren membeli makanan dalam jumlah banyak.

“Tidak kalah penting dan sering kali terlupakan oleh mitra usaha adalah tampilan menu, seperti foto, nama dan deskripsi menu, hingga pengaturan kategori, sehingga bisa memudahkan konsumen dalam melakukan pencarian menu andalan. Hal ini cukup sederhana tetapi dapat membuat pelanggan semakin setia membeli dari resto,” jelasnya.

Sebanyak 20 peserta Digitarasa Batch 3 terpilih setelah melalui proses seleksi ketat dari sekitar 3000 pendaftar dari Jabodetabek, Bandung, Medan, Surabaya, dan Makassar. Para peserta dari pelaku usaha kuliner anak bangsa ini sedang mengikuti bootcamp yang meliputi beberapa materi, seperti strategi manajemen bisnis F&B bersama CEO Mangkokku, Julius Kartadinata; perencanaan dan pelaporan keuangan dari SVP Kopi Kenangan, Rahmad Budiarjo; strategi meningkatkan skala bisnis kuliner bersama CEO Kopi Kenangan, Edward Tirtanata; seluk beluk dunia kuliner bersama CEO Digitarasa, Chef Arnold Poernomo, dan para pelaku bisnis kuliner Tanah Air lainnya.

Pelatihan dilanjutkan dengan pendampingan atau mentoring terkait pengelolaan bisnis kuliner yang dilakukan secara personal dan terfokus, dan akan ditutup dengan sesi business review untuk menilai kesiapan bisnis kuliner dalam melakukan ekspansi.

Salah satu peserta Digitarasa Batch 3 adalah Andini Kusumawardhani, Pemilik sekaligus Founder WAFWAF. Dia mengatakan dalam mengembangkan bisnis kuliner, dirinya selama ini hanya fokus pada profit. Walaupun hal itu tentunya menjadi tujuan utama dari setiap bisnis. Tapi, kesempatan untuk belajar dari para pembicara hebat serta berbagi pengalaman dengan sesama pengusaha kuliner dari berbagai daerah di Indonesia sangat membuka matanya.

“Banyak hal yang bisa digali lebih jauh terkait strategi promosi dan pengembangan bisnis. Saya senang para pakar kuliner Indonesia terus fokus mengembangkan industri ini, sehingga kami yang memulai bisnis dari usaha kecil bisa lebih optimis untuk beradaptasi dan bangkit di tengah berbagai tantangan,” jelasnya.

Sebelumnya, Digitarasa telah meluluskan 29 pengusaha kuliner di Batch 1 dan Batch 2. Antusiasme para pelaku usaha untuk bergabung di program ini terus meningkat dan terbukti di kesempatan kali ini, Digitarasa melatih lebih banyak pelaku usaha kuliner untuk bisa menumbuhkan bisnis dan meningkatkan skala usaha. Pelaku usaha kuliner yang tertarik untuk bergabung ke program akselerator ini dapat menemukan informasi lebih lanjut melalui website www.digitarasa.id atau akun Instagram @digitarasa_id.

[Gambas:Video CNBC]

(yun/yun)


Sumber CNBC

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *