Menu
Suara Masyarakat Indonesia

Emak-emak Gak Puas! Mengekor Emas Spot, Emas Antam Naik Tipis

  • Share
Emak-emak Gak Puas! Mengekor Emas Spot, Emas Antam Naik Tipis

Jakarta, CNBC Indonesia –Harga emas Antam naik tipis seiring dengan harga emas di pasar spot yang juga berhasil terapresiasi pekan ini di tengah minimnya katalis positif.

Mengawali pekan ini terkoreksi parah 1% ke level Rp 911.000/gram, harga emas Antam sukses bangkit dan menutup pekan ini naik tipis Rp 1.000 atau kenaikan 0,1%. Untuk 1 gram emas Antam kini dibanderol Rp 922.000.

Emas Antam bergerak seiring dengan emas spot yang cenderung tak banyak bergerak meskipun yield obligasi pemerintah AS maupungreenbackcenderung menguat dan membuatopportunity costmemegang aset tak berimbal hasil seperti emas menjadi naik dan kurang menarik. Imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun bahkan sempat menyentuh 1,75%.


Emas sulit untuk tembus rekor lagi dalam waktu singkat karena minimnya katalis. Terutama dari sisi makroekonomi.

“Emas tampak nyaman pada tingkat harga saat ini. Permintaan fisik menjadi bantalan pada sisi negatifnya, tetapi katalis makro untuk mendorong risiko naik tidak ada,” kata analis logam mulia Standard Chartered Suki Cooper kepada KitcoNews.

Emas merupakan salah satu aset yang tidak memberikan imbal hasil. Return dari memegang aset ini sangat bergantung pada kepercayaan investor. Sementara itu kepercayaan investor itu sendiri dibangun oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah biaya peluang.

Kenaikan yield membuat biaya peluang memegang emas menjadi naik pula sehingga menekan harga si logam kuning. Namun di saat yield melemah, dolar AS justru menguat. Inilah yang membuat harga emas tertahan.

Pergerakan emas dan dolar AS cenderung berlawanan arah atau berkorelasi negatif. Ketika dolar AS menguat, maka harga emas cenderung mengalami koreksi. Begitu juga sebaliknya.

Prospek perekonomian yang lebih baik membuat yield terus menguat. Tren kenaikan yield diperkirakan bakal berlanjut. Para ekonom dan analis pasar melihat peluang yield bisa tembus 2,5%.

Apabila hal tersebut terjadi maka ini bukan hal yang baik untuk emas. Kenaikan yield mempengaruhi emas lewat dua hal. Pertama adalah opportunity cost dan kedua adalah naiknya yield memberikan momentum bagi dolar AS untuk terus menguat. Ini bakal menjadi pukulan ganda bagi emas.

Credit Suissepun menurunkan perkiraan emasnya. Bank tersebut sekarang memperkirakan harga emas rata-rata tahun ini sekitar US$ 1.900/troy ons, turun dari perkiraan sebelumnya US$ 2.100.

Mereka juga melihat harga emas yang lebih rendah pada tahun 2022, dengan rata-rata emas sekitar US$ 2.100 tahun depan, turun dari perkiraan sebelumnya sebesar US$ 2.300.

Galaunya harga emas juga dialami oleh harga emas batangan yang dijual di Pegadaian pekan ini yang cukup variatif. Hal ini seiring dengan harga emas dunia dan emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau yang biasa disebut emas Antam yang terapresiasi tipis.

Pegadaian juga menjual 4 jenis emas Antam tetapi memang harganya berbeda-beda dengan emas Antam yang dijual di situs logammulia.com.

Berdasarkan situs resmi Pegadaian ketiga jenis emas yang dijual bergerak variatif seiring dengan galaunya harga emas spot, Terpantau 2 jenis antam ukuran 1 gram terkoreksi dan 2 lainya terapresiasi.

Harga emas Antam di pegadaian mengalami depresiasi yang paling parah pekan ini.

Emas Antam ukuran 1 gram terpaksa terdepresiasi 1,15% sepekan terakhir dan ditutup di level Rp 954.000/batang turun dari pekan lalu di hargaRp 965.000/batang.

Selanjutnya harga emas Antam batik yang paling mahal diantara emas Antam lain juga mengalami koreksi dari level awal pekan senasib dengan emas Antam modern.

Emas Antam batik 1 gram hari ini dibanderol Rp 1.111.000/batang terdepresiasi cukup parah dari harga pekan lalu yakniRp1.122.000/batangatau anjlok sebesar 0,99%.

Sedangkan kenaikan dibukukan oleh Emas Antam retro yang berhasil terapresiasi pekan ini. Antam Retro merupakan emas kemasan lama, dimana keping emas dan sertifikatnya terpisah. Emas retro ini terakhir kali diproduksi pada tahun 2018.

Emas Antam retro ukuran 1 gram berhasil terapresiasi 0,67% sepekan terakhir dan ditutup di level Rp 890.000/batang naik dari pekan lalu di hargaRp 884.000/batang.

Kemudian emas UBS 1 gram juga berhasil menghijau. Emas UBS hari ini dihargai Rp 914.000/batang terapresiasi 0,21% dari posisi awal pekan di hargaRp912.000/batang.

Harga emas di pegadaian tidak selalu mengikuti naik turun harga emas dunia dan emas Antam di situs resminya. Ada faktor lain yang juga mempengaruhi harga emas di Pegadaian, seperti supply-demand misalnya.

TIM RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]

(trp/trp)


Sumber CNBC

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *