Menu
Suara Masyarakat Indonesia

Duh….Cadev RI Turun, Untung IHSG Hijau Tipis di Sesi I

  • Share
Nasib Kurang Mujur, IHSG Terkoyak Minus 3% di Minggu ini

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir naik tipis pada perdagangan siang ini. Dibuka hijau, meski sempat anjlok parah, IHSG mengakhiri sesi pertama dengan kenaikan tipis 0,01% ke level 6.003,32 pada perdagangan Rabu (7/4/21).

Nilai transaksi hari ini sebesar sebesar Rp 4,7 triliun dan terpantau investor asing menjual bersih Rp 285 miliar di pasar reguler. Data perdagangan mencatat 204 saham terapresiasi, 266 saham terkoreksi, sisanya 145 stagnan.

Asing melakukan pembelian di saham PT JAPFA Tbk (JPFA) sebesar Rp 14 miliar dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp 11 miliar.


Sedangkan jual bersih dilakukan asing di saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang dilego Rp 148 miliar dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang dijual Rp 36 miliar.

Sentimen positif untuk pasar keuangan Asia juga didukung dengan kenaikan angka PMI sektor jasa Negeri Panda. Angka PMI jasa China naik dari 51,5 di bulan Februari menjadi 54,3 bulan lalu.

Data-data ekonomi yang positif juga membuat harga minyak mentah global ikut terkerek naik. Minyak dan saham sejatinya cenderung punya korelasi yang positif kendati lemah. Artinya kenaikan harga minyak bisa menjadi sentimen positif bagi aset-aset berisiko.

Rilis data ekonomi sektor jasa juga akan mewarnai perdagangan hari ini. Apabila data menunjukkan bahwa sektor jasa kian bergeliat maka ini akan menjadi sentimen positif bagi pasar saham.

Di dalam negeri sentimen penggerak pasar hari ini datang dari rilis data cadangan devisa.

Bank Indonesia (BI) melaporkan cadangan devisa pada posisi akhir Maret 2021 sebesar US$ 137,1 miliar. Turun dibandingkan bulan sebelumnya yaitu US$ 138,8 miliar, karena ada kebutuhan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

“Penurunan posisi cadangan devisa pada Maret 2021 terutama dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah sesuai pola jatuh tempo pembayarannya. Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi,” sebut keterangan tertulis BI, Rabu

TIM RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]

(trp/trp)


Sumber CNBC

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *