Menu
Suara Masyarakat Indonesia

Curhat Dokter Reisa ketika Indonesia Kedatangan Vaksin Moderna dan AstraZeneca : Okezone Lifestyle

  • Share
https: img.okezone.com content 2021 07 16 612 2441437 curhat-dokter-reisa-ketika-indonesia-kedatangan-vaksin-moderna-dan-astrazeneca-rdZewNYmfs.jpg

INDONESIA per 15 juli 2021, Indonesia telah menerima 140.274.480 dosis vaksin. Adapun 115.500.280 dosis dalam bentuk curah dan 24.774.200 dalam bentuk dosis vaksin jadi.

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, dr Reisa Broto Asmoro menjelaskan, Indonesia kedatangan dua jenis vaksin sekaligus, yaitu Moderna dan AstraZeneca. Kedatangan vaksin Moderna tahap kedua sebesar 1.500.100 dosis, sehingga total dukungan kerjasama Amerika Serikat dari jalur multilateral COVAX Facility ini mencapai 4.500.160 dosis.

“Indonesia juga akan menerima pengiriman tahap kedua vaksin Astrazeneca dukungan kerja sama dose-sharing bilateral dari Pemerintah Jepang, sejumlah 1.162.840 dosis,” tulis dia di akun Instagramnya.

Melanjutkan, dalam catatan Kementerian Luar Negeri, ibu Menlu Retno Marsudi memaparkan, hingga 15 Juli 2021, Indonesia telah mengamankan dan menerima 140.274.480 dosis vaksin yang terdiri dari 115.500.280 dosis dalam bentuk bulk dan 24.774.200 dosis vaksin jadi.

“Senang sekali karena ketersediaan vaksin kita semakin banyak. Memang WHO juga mengatakan bahwa tidak ada cara lain untuk mengatasi situasi kenaikan kasus saat ini kecuali melakukan percepatan vaksinasi dan pembatasan mobilitas,” katanya.

“Di Indonesia, pembatasan mobilitas tengah dilakukan pemerintah melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan pada saat yang sama pemerintah juga terus mengupayakan percepatan vaksinasi,” tambah dia.

Oleh karenanya, dia pun mengimbau bagi mereka yang belum vaksin tidak perlu takut. Pasalnya, sudah hampir 40 juta penduduk Indonesia yang divaksin dosis pertama. Dan vaksin sudah terbukti aman, bermutu serta berkhasiat. 

“Kalau sampai terinfeksi pun, tubuh kita sudah punya proteksi khusus terhadap virus penyebab covid-19. Sehingga biasanya gejala yang timbul tidak akan berat. Jadi segera vaksin, tidak perlu ragu lagi,” tutur dia.

(mrt.-)

Selanjutnya

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *